Wah, ISIS Berpotensi Ikut Demo 4 November

by -932 views

Jakarta – Demo pada 4 November 2016 yang bakal diklaim besar-besaran nanti di Jakarta, cukup menyita perhatian semua pihak. Bahkan rencana demo itu membuat warga DKI dan sekitarnya menjadi resah jika nantinya berujung anarkis dan adanya prediksi akan ditunggangi pihak lain.

Rois Syuriah Pengurus Besar NU Ahmad Ishomuddin menghimbau kepada seluruh elemen Indonesia harus berhati-hati dalam mengatasi aksi 4 November mendatang. Menurut Ahmad, aksi yang mengatasnamakan agama Islam itu berpeluang ditunggangi oleh gerakan radikal seperti ISIS.

“Pemerintah, polisi dan TNI harus jeli menanggapi ancaman peluang masuknya ISIS masuk dalam demo,” kata Ahmad, Rabu (2/11/2016).

Lebih lanjut, Ahmad mengingatkan agar polisi dan TNI harus menindak dengan tegas bila memang benar aksi tersebut ditunggangi ISIS. Jika tidak, demo itu bisa mengacaukan keamanan. Dugaan terlibatnya ISIS dalam aksi ini menurutnya bisa dilihat masifnya gerakan ini, tak hanya di Jakarta. Jumlah massa yang ikut juga sangat banyak.

“Tidak mungkin FPI yang menggerakkan ini. Gerakan hampir di semua daerah dan membutuhkan dana besar. Saya kira ada yang ingin menghancurkan Indonesia,” kata Ahmad.

Ada Pihak Lain Diduga Dibelakang Demo 4 November, Penyokong Dana kah ?

Direktur Institute for Policy Analysis of Conflict Sidney Jones menduga ada pihak lain di belakang aksi 4 November yang siap menyokong dana.

“Siapa yang mendanai 4 November, itu bukan sesuatu yang murah. Mendatangkan banyak orang dari luar Jakarta membutuhkan biaya besar. Itu jadi pertanyaan besar, siapa di belakang demo ini,” kata Sidney.

Pengamat terorisme ini mengaku mendapat informasi tentang rencana aksi 4 November yang memperkuat keterlibatan ISIS. Dalam pesan itu, kata Sidney, pelaku aksi diperintahkan untuk bisa memanfaatkan 4 November untuk membuat kerusuhan.

Selain itu, dugaan masuknya ISIS dalam aksi 4 November juga berasal dari foto-foto anggota kelompok Jaiys Al-Fath di Suriah yang bagian dari Tandzim Al-Qaidah. Pada foto itu terlihat tulisan-tulisan yang mengancam Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Pengamat Terorisme, Sydney Jones menilai beredarnya foto kelompok Jaisy Al Fath di Suriah yang bertuliskan ‘Tangkap Ahok atau Peti Mati Ahok’ menunjukkan memang gerakan anti Ahok di Indonesia telah ditunggangi oleh kelompok radikal.

“Kalau melihat fakta tersebut, gerakan 4 November nanti memang berpotensi ditunggangi oleh kelompok kelompok garis keras,” kata Sydney.

Sydney menyebut foto itu bukanlah kelompok ISIS tapi kelompok Al Nusra yang terkait Abu Jibril. Karena anaknya memang pernah tewas di Suriah. Tapi ia mengaku memang cukup heran untuk apa mereka kemudian memperhatikan Ahok dan Pilkada DKI. Alhasil, kata dia, saat ini banyak kelompok yang memanfaatkan untuk rencana radikalisme. Selain itu, lanjutnya, harus menjadi perhatian siapa yang mendanai kegiatan demo besar pada 4 November nanti.

“Hal itu menjadi pertanyaan yang mendasar siapa yang berada di belakang demo ini, walaupun bisa jadi ada unsur pokitik juga,” bebernya.

Indikasi Ada Ditunggangi Gerakan Radikal

Hal senada juga dilontarkan pengamat Intelijen lainnya Wawan Purwanto. Wawan mengaku gerakan 4 November yang dianggap keberadaan siklus atmosfernya berskala ekstrim itu ada indikasi ditunggangi gerakan radikal.

“Gerakan yang keberadaannya berskala ekstrim itu indikasinya sudah ada,” sebut dia.

Maka itu, sambung Wawan, perlu adanya upaya agar mereka bisa di netralisasi. Kata dia, demo dan penyampaian aspirasi silahkan saja, tapi kalau melakukan pelanggaran hukum ini sudah menyalahi upaya apa yang menjadi pelaksanaan demokrasi itu sendiri.

“Mengarah kearah kekerasan itu ada tetapi kita tidak bisa menuduh si A dan si B. Itu hanya indikasi saja,” terang dia.

Wawan menyarankan agar kelompok-kelompok radikal itu dilakukan pendekatan-pendekatan supaya tidak berlanjut ke arah kekerasan.

“Itu akan memicu adanya pelanggaran hukum, dan sudah pasti ada pelanggaran pidananya,” tandasnya.

Heboh, Video Petinggi FPI Baiat Massal ke Pimpinan ISIS

Jelang demo besar itu, nampaknya opini-opini bahkan pesan broadchast terus beredar baik itu berupa ajakan maupun himbauan pesan damai. Namun kali ini, pesan itu muncul dengan video youtube dari akun bernama Iman Koeat dengan judul youtube “Jubir FPI Munarman ikut Baiat Massal kepada pimpinan ISIS (Januari 2015)”. Munarman telah didaulat menjadi Panglima Lapangan di demo 4 November 2016 didepan Istana Negara.

Beragam komentar dari video youtube tersebut dengan 13.192x tayang itu diantaranya :

Onky Irwansyah
iih ngeri banget.trnyta fpi sdh ditunggangin dgn isis yg mengatas na.akan fpi.ini video prlu di sebarkan biar tau msyrkat ada apa di balik fpi
1 hari yang lalu•

manusia berbahagia
Munarman antek ISIS ternyata menyusup ke tubuh FPI
3 bulan yang lalu•3

Nova Han
pak habib kemana? jubirnya udah pro isis kok diem? udah mamengancam nkri kok diem? polisi dan bareskrim juga diam apa karena tidak ada yang berani mendemo master master fpi yang mau hancurkan NKRI?
1 minggu yang lalu•1

Berikut video nya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *