DPP GMNI Kecam Penembakan Kabinda Papua Oleh KKB

by -387,658 views
GMNI
Bendera GMNI.

Jakarta, MediaSiber.com – Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha tewas ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dalam baku tembak di Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, saat melaksanakan observasi lapangan guna mempercepat pemulihan keamanan bersama Satgas TNI-Polri pasca aksi brutal KKB yang terjadi di wilayah tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum DPP GMNI Imanuel Cahyadi menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut. Ia meminta agar Presiden merespon kejadian tersebut secara arif dan bijaksana.

“Turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya Kabinda Papua, Brigjen Putu Dani Karya Nugraha yang gugur saat bertugas demi menjaga keamanan dan kedaulatan negara. Saya berharap Bapak Presiden segera merespon peristiwa ini agar tidak meluas dan menjadi konflik yang semakin berkepanjangan”, tutur Imanuel, Kamis (29/4/2021).

Imanuel juga turut menyatakan dukungannya terhadap pihak TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan kedaulatan Indonesia, khususnya di wilayah Papua yang belakangan ini sering terjadi konflik bersenjata.

“GMNI mendukung penegakan keamanan dan kedaulatan di wilayah Republik Indonesia oleh TNI-Polri serta seluruh pihak terkait. Saya berharap agar peristiwa ini segera berakhir dan Papua kembali aman dan damai. Ini yang menjadi keinginan kita bersama”, tegasnya.

Ketua Bidang Organisasi DPP GMNI Yoel Finse Ulimpa menegaskan hal senada. Putra asli Papua ini mengatakan bahwa penembakan yang mengakibatkan gugurnya Kepala BIN Daerah Papua tersebut adalah perbuatan yang tercela.

“Ini adalah perbuatan yang tercela yang dilakukan terhadap sesama anak bangsa. Saya mengecam tindakan tersebut dan berharap kejadian ini dapat ditangani segera agar tidak menimbulkan konflik yang semakin meluas dan berkepanjangan”, ungkap Yoel.

Yoel meminta kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk segera menangani peristiwa tersebut.

“Saya minta pada Bapak Kapolri dan Panglima TNI untuk segera mencari pelaku agar dapat diproses secara hukum menurut aturan yang berlaku di negara Indonesia.”

“Baku tembak antara TNI-Polri dan KKB bukan baru terjadi sekarang ini, namun sudah sering terjadi. Sudah banyak korban berjatuhan baik itu dari pihak TNI-Polri, KKB, maupun masyarakat sipil. Saya berharap agar peristiwa ini segera berakhir dan Papua kembali damai”, ungkap Yoel.

Yoel juga kembali menagih komitmen Presiden Jokowi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di Papua yang hingga saat ini belum terselesaikan.

“Masih banyaknya konflik yang terjadi di Papua menunjukkan Presiden Jokowi lambat dalam menangani isu dan permasalahan di Papua yang hingga saat ini belum terselesaikan. Dibutuhkan komitmen politik yang kuat dari Presiden Jokowi untuk menuntaskan akar permasalahan tersebut sehingga masyarakat Papua dapat keluar dari ketertinggalannya dan menjadi masyarakat yang maju dan sejahtera”, tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *