BEM SI dan Kelompok Buruh Terbesar di Indonesia “KSPI” Putuskan Tak Ikut di Aksi 21 April Mendatang

by -351,163 views

Jakarta – Kelompok Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) berencana akan menggelar aksi 21 April 2022 di Gedung DPR RI.

Menanggapi rencana aksi 21 April tersebut, ternyata kelompok Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) justru menyatakan tidak akan mengikuti rencana aksi yang digelar Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) pada Kamis 21 April 

Koordinator BEM SI, Kaharuddin mengaku tidak ikut aksi tersebut karena 14 tuntutan BEM SI telah disampaikan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sementara, 4 tuntutan lainnya sudah diterima DPR.

“Karena 14 tuntutan kita sudah diterima presiden ya, kemudian 4 tuntutan kepada DPR terkhusus terkait penundaan Pemilu dan 3 periode ke presiden sudah,” kata Kaharuddin, hari ini.

Kahar mengatakan saat ini BEM SI sedang melakukan evaluasi unjuk rasa yang digelar pada 28 Maret dan 11 April lalu. Pihaknya juga tengah menunggu tindakan pemerintah atas tuntutan yang mereka sampaikan.

Menurut Kahar, saat ini banyak anggota BEM SI sudah pulang ke berbagai daerah. Di sisi lain, pihaknya juga sedang membangun gerakan mahasiswa untuk waktu yang akan datang.

“Juga untuk menjaga nafas juang kawan-kawan untuk menjaga ritme, sekarang lagi membangun eskalasi gerakan selanjutnya. Jangan sampai gerakan mahasiswa ini gerakan musiman kan,” ujarnya.

Hal senada juga dilontarkan oleh kelompok buruh terbesar di Indonesia yakni Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang juga memastikan tidak akan ikut demo yang rencananya digelar mahasiswa pada 21 April 2022. Presiden KSPI Said Iqbal mengungkapkan pihaknya lebih fokus pada aksi May Day atau Hari Buruh di bulan Mei 2022.

“KSPI tidak ikut. KSPI dan Partai Buruh akan aksi May Day 1 Mei di Istana dan KPU,” ujar Said Iqbal.

Pertama, KSPI akan menggelar aksi 1 Mei 2022. Karena tanggal 1 Mei bertepatan dengan malam Takbiran Idul Fitri, maka buruh yang dikerahkan kemungkinan hanya sekira 500 hingga 1.000 orang saja.

“Karena 1 Mei malam takbiran, maka hanya sebagai aksi pemanasan diikuti sekitar 500-1.000 buruh menuju perayaan May Day yang digeser ke tanggal 14 Mei,” katanya.

Kemudian perayaan May Day yang digeser ke tanggal 14 Mei 2022 akan diikuti lebih dari 100.000 buruh.

“Aksi perayaan May Day 14 Mei diikuti lebih dari 100 ribu buruh di DPR RI,” kata Said Iqbal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *