Stafsus BPIP Tekankan Pentingnya Etika Pancasila dalam Bermedsos, Demi Masa Depan Indonesia

by -483,356 views

Semarang – Staff Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia Antonious Benny Susetyo menekankan perlunya etika Pancasila dalam menggunakan media social untuk menjaga Indonesia kedepannya sehingga tidak ada potensi perpecahan yang ditimbulkan melalui berita hoax maupun isu SARA jika media tidak bisa menjaga kaidah berbangsa dan bernegara saat ini. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pertemuan dengan PWI di Semarang, Minggu (27/2).

Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP yang juga akrab disapa Antonious Benny Susetyo menyatakan kedepannya media harus satu frame bersama dalam menegakkan etika pancasila baik dalam media apapun di Indonesia. Menurut Beliau PWI harus bekerjasama dengan BPIP yang mana orientasi utamanya adalah membangun sisi ideologi Pancasila, dimana Pancasila harus dikedepankan dan menjadi etika utama dalam bermedia.

“Saat ini yang diperlukan adalah bagaiamana PWI dan BPIP bekerjasama dalam membuat media yang mengarusutamakan Pancasila. Media sebagai pemegang control politik dan ekonomi Negara. Pers Pancasila harus dipertahankan untuk menyelamatkan ideologi Pancasila dari global ideology”, ujar beliau.

“Karena itu kita memandang perlu Nilai-nilai Pancasila untuk ditanamkan ke setiap media di Indonesia agar tidak terpengaruh faham dan ideology yang menganggu stabilitas dan keamanan Negara. Upaya Pers dalam melindungi segenap bangsa dan tanah air Indonesia perlu dikedepankan, oleh Karena itu berita-berita yang disampaikan harus memenuhi etika, dan tidak menimbulkan luka karena suatu perkataan baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja,” lanjut beliau.

Terakhir, Romo Benny menyampaikan bahwa Media harus menjadi alat pemersatu, bukan alat pemecah belah, Meski di era kebebasan pers harus menetapkan koridor yang sesuai dengan Pancasila agar tidak keblablasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *