Spanduk NKRI Harga Mati Menolak Khilafah Diapresiasi, Terpasang di Proppo Basis FPI Ali Karrar Madura

by -463,081 views

Pamekasan – Spanduk bertuliskan
NKRI Harga Mati, Masyarakat Madura menolak Khilafah yang tersebar di kecamatan Proppo membuat dingin masyarakat Pamekasan.

Bagaimana tidak, spanduk-spanduk tersebut berjejer apik di sekitar Ponpes Al-Misdat Ds. Lenteng Kec. Proppo Kab. Pamekasan yang merupakan basis FPI dan Aliansi Ulama Madura (AUMA) Kiyai Ali Karrar.

Spanduk tersebut terpasang diantara baleho FPI yang bergambar Rizieq yang meminta pemerintah mengusut tuntas meninggalnya 6 Laskar FPI di KM 50.

Kecamatan Proppo yang dikenal sebagai basis kekuatan FPI kiyai Ali Karrar dan terdapat sekitar 5 baleho FPI tiba-tiba muncul spanduk yang mendukung NKRI. Sontak hal tersebut mengejutkan warga Pamekasan dan menganggap bahwa FPI saat ini sudah mulai mendukung pemerintah.

Abdul Azis (39 tahun) warga Proppo ini senang dengan adanya spanduk merah putih NKRI karena menurutnya ini yang dibutuhkan masyarakat Pamekasan.

“Sangat keliru pak kalau Pamekasan dinilai sebagai basis FPI, banyak yang tidak FPI kok pak disini. Banyak yang tidak suka dengan FPI di Pamekasan. Hanya saja masyarakat Pamekasan ini memang cinta damai sehingga lebih suka diam,” tutur Azis yang setiap harinya bekerja sebagai pedagang di pasar Proppo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *