MMI Selalu Hadir di Masyarakat, Siap Berkoordinasi dengan Sesama Ormas dan Polri

by -123,272 views

YOGYAKARTA – Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) membantah sebagai organisasi yang eksklusif dan menutup diri dari sesama Organisasi Masyarakat (ormas).

Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Irfan S Awwas mengungkapkan, MMI selalu membuka diri dan siap menjaga hubungan yang harmonis antara sesama ormas, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),

“MMI akan selalu hadir duduk bersama untuk melakukan silaturahmi dan berdiskusi (dengan sesama Ormas)” katanya, Kamis (21/7/2022).

Selain itu, Irfan juga menyatakan MMI juga selalu siap berkoordinasi dengan kepolisian republik Indonesia (polri) dalam menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di DIY.

Ia berharap Polri dapat memaksimalkan fungsi babinkamtibmas yang selalu hadir di tengah masyarakat, sehingga Polri semakin dicintai masyarakat.

Secara khusus Irfan menyoroti gangguan kamtibmas yang dipicu oleh minuman keras (Miras). Menurutnya banyak pelaku kejahatan terutama kejahatan jalanan yang terpengaruh Miras. Oleh karenanya ia meminta pemerintah dan Polisi untuk menindak pengedar Miras.

“Kami meminta kepada pemerintah dan penegak hukum untuk menindak tegas pelaku peredaran miras karena dapat memicu terjadinya konflik dan kriminalitas,” pintanya.

Selain itu, konflik dan ketidakharmonisan hubungan sesama masyarakat juga dipicu dari informasi tidak benar atau hoax dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab melalu sosial media (sosmed). Oleh karenanya ia menghimbau kepada masyarakat agar lebih bijak dalam bersosmed dan tidak mudah percaya informasi dari sumber yang tidak jelas dan tidak berkompeten dalam menyampaikan informasi.

“Kami mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bijak dalam bersosial media. Jangan mudah percaya berita hoax yang sengaja di buat oleh kelompok yang menginginkan terjadinya konflik sosial di masyarakat,” ajaknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *