Majelis Dzikir RI-1 Tolak Politisasi Masjid

MediaSiber.com – Prihatin melihat situasi sosial kemasyarakatan menjelang Pilpres dan Pemilu, dimana banyak pihak yang menghalalkan segala cara untuk kampanye. Oleh karena itu, Majelis Dzikir RI-1 untuk menolak politik praktis di masjid maupun di musholla.

Presiden Majelis Dzikir RI -1, Habib Salim Jindan STSH menyatakan setuju dan turut prihatin terhadap situasi saat ini, sehingga sepakat untuk sama-sama membendung gerakan politik praktis di Masjid. Majelis Dzikir RI -1 akan mengerahkan jaringannya di daerah untuk sama-sama menolak politisasi dan kegiatan politik praktis di masjid masing-masing.

“Saya selaku Presiden Majelis Dzikir membuat pernyataan sikap menolak politisasi dan kegiatan politik praktis di masjid,” ujar Habib Salim Jindan di Markas Majelis Dzikir RI -1, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/6/2018).

Masih katanya, yang lebih berbahaya, saat ini mulai banyak kegiatan yg memanfaatkan masjid untuk politik praktis dan kampanye karena akan memunculkan konflik di bawah. Oleh sebab itu, diharapkan para ulama dan habaib agar aktif mengantisipasi kemungkinan terjadi konflik di masjid.

“Kami berharap sekiranya Majelis Dzikir RI-1 dapat menjadi salah satu kekuatan untuk menyuarakan pesan tolak politisasi dan kegiatan politik praktis di masjid,” ungkapnya.

Pada pertemuan tersebut, hadir beberapa tokoh Majelis Dzikir RI-1, antara lain: H. Abdurrahman (Dewan Penasehat Majelis Dzikir RI-1), Ust. Jamal (Dewan Penasehat Majelis Dzikir RI-1), H Yasis (Tokoh Madura), Ust. M Sidik S.Ag (Dewan Penasehat), dan Tuan Guru Aba Ilham (Kepala Komando Pusat Majelis Dzikir RI-1).

Sebagai informasi, setelah Idul Fitri, Majelis Dzikir RI-1 berrencana akan menyelenggarakan halal bil halal akbar yang bisa dimanfaatkan untuk menyatakan sikap tolak politisasi masjid. (rel)

8193504215_ba040b6a75

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply