DPP IMM : Libur Nataru Tetap Jaga Prokes, Waspada Varian Covid-19 Omicron

by -680,429 views

JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) mengimbau masyarakat perlu mewaspadai potensi penyebaran varian Covid-19 terbaru yang sudah ditemukan kasusnya di beberapa negara saat liburan natal dan tahun baru (Nataru).

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum DPP IMM Abdul Musawir Yahya dalam rilisnya (12/12/2021). Dirinya mengatakan bahwa perayaan libur natal dan tahun baru ini masyarakat perlu mengantisipasi penyebaran varian covid-19 jenis Omicorn yang sudah terjadi di beberapa negara menurut catatan World Health Organization (WHO).

“Kami DPP IMM mengucapkan selamat bersukacita menyambut libur natal dan tahun baru ini dengan tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat guna mengantisipasi penyebaran varian Covid-19 Omicorn. Kita semuanya tentu ingin menghabiskan waktu liburan dengan berkumpul bersama sanak saudara, namun dalam kegiatan tersebut ada baiknya masyarakat dapat memilih aktivitas liburan yang efektif dan tetap terhindar dari potensi penyebaran virus Covid-19 Omicorn”, ujarnya.

Abdul Musawir Yahya atau yang kerap disapa AMY ini pun menyoroti potensi penyebaran Varian Covid-19 Omicorn yang bisa terjadi di Indonesia. Menurutnya, penelitian yang telah dilakukan oleh dokter asal Afrika Selatan yang menemukan varian jenis Omicorn pertama kali perlu dikembangkan di Indonesia guna mengatisipasi potensi penyebarannya masuk di Indonesia. Dalam penelitian tersebut, gejala yang terjadi lebih ringan dari varian sebelumnya, namun tingkat penyebarannya lebih cepat.

“Pemerintah perlu melakukan pengembangan terhadap penelitian yang dilakukan dokter asal Afrika Selatan terkait penemuan jenis varian Covid-19 Omicorn. Hal tersebut dapat dilakukan pemerintah dengan melibatkan berbagai stakeholder ahli kesehatan guna mengembangkan penelitian terhadap varian Covid-19 Omicorn. Jangan sampai kelalaian kita semua mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 seperti awal tahun 2020 kembali terjadi dan merugikan masyarakat, mengapa hal ini penting karena rezeki termahal yang dimiliki seorang manusia ialah kesehatan”, tegas AMY.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *