Bicara Konflik Israel-Palestina, Syarief : Jangan Termakan Narasi Isu di Medsos

by -344,675 views

JAKARTA – Ketua Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) H. Syarief Hidayatulloh mengajak seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi dengan konflik yang terjadi antara Palestina & Israel.

“Seluruh lapisan masyarakat untuk tidak terprovokasi atas berbagai unggahan atau perang narasi di media sosial (medsos) terkait konflik Israel dan Palestina,” ungkap Syarief, hari ini.

Dia meminta masyarakat memberikan dukungan berupa doa agar tercipta perdamaian antara Israel dan Palestina. Dia menyayangkan banyaknya unggahan dan narasi di media sosial terkait konflik Israel dan Palestina yang bisa mengarah ke provokasi.

“Saya mengajak seluruh masyarakat tidak ikut terprovokasi dengan berbagai postingan, opini serta perang narasi di media sosial (terkait konflik Israel dan Palestina),” tambahnya.

Selain itu, ia menghimbau kepada seluruh Pengurus DMI (Dewan Masjid Indonesia) agar tidak menggunakan Masjid untuk ajang fitnah dan ujaran kebencian serta tidak menyalahgunakan wewenang dengan memanfaatkan konflik Palestina sebagai modus mengumpulkan donasi, yang bertujuan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Seluruh pengurus DMI untuk mematuhi Protokol Kesehatan di masa Pandemi Covid-19 dalam pelaksanaan kegiatan beribadah di Masjid-masjid sesuai aturan yang telah ditetapkan dalam rangka mendukung pemerintah untuk mempercepat penanganan dan memutus mata rantai Covid-19,” bebernya.

Syarief juga berpesan kepada seluruh netizen untuk bijak dalam menggunakan media sosial, dengan cara tidak meneruskan pemberitaan atau konten-konten negatif dan provokatif ke grup-grup jejaring sosial, seperti berita bohong (hoax), ujaran kebencian (hatespeech), dan SARA.

“Waspadai perang narasi dan opini yang dikembangkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan tidak diketahui kebenarannya bisa saja memecah belah persatuan di Indonesia. Wujudkan hidup rukun dan damai,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *