Anggota MRP Pokja Agama : Perlunya Sinergi Membawa Umat Ciptakan Papua Damai untuk Kesejahteraan Rakyat

by -824,787 views

Papua – Dr. H. Toni Victor Mandawiri Wanggai, M.A. anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Pokja Agama menilai bahwa keberhasilan pembangunan di Papua tidak luput dari peran rakyat Papua. Namun ia menyayangkan adanya kelompok-kelompok yang selama ini dominan baik itu di pemerintahan maupun organisasi selalu melakukan upaya propaganda yang mengarah ke penolakan kebijakan pemerintah pusat untuk Papua.

“Wilayah Papua yang sangat beragam suku budaya dan bahasa, sayangnya keberagaman tersebut dijadikan celah bagi kelompok pro kemerdekaan Papua.” jelasnya.

Menurutnya, kelompok itu melakukan propaganda dengan melakukan upaya pengkaburan sejarah. Penanganan konflik di Papua perlu penanganan yang berbeda, dengan didasari latar belakang budaya biasa di jadikan acuan untuk penanganannya. Hal ini biasa dijadikan celah untuk propaganda kelompok antipemerintah.

“Saya berharap pihak keamanan, TNI dan Polri dalam penanganan permasalahan di Papua mengedepankan aspek Atropologi Budaya sehingga tidak menciptakan masalah baru dengan pendekatan kepada tokoh adat Papua untuk mendapatkan win – win solution.” tegasnya.

Dijelaskan juga oleh Bapak Dr. K.H. Tony Wanggai bahwa perlunya dari pemerintah dan stakeholder untuk membuat rekonsiliasi dengan menampilkan tokoh adat Papua dengan realisasi pembuatan patung /monumen perdamaian dengan ketokohan yang dikenal oleh masyarakat Papua yakni Tokoh Gus Dur /KH. Abdurrahman Wahid (Tokoh Kultural) dan They Hio Eluay ( Tokoh Papua/Pepera).

“Selain itu seluruh tokoh agama juga harus berperan aktif dalam penangan permasalahan di Papua. Karena selama ini ada beberapa oknum tokoh agama di Papua yang selalu mempropaganda baik melalui statement maupun artikel artikel di halaman media sosial.” tuturnya.

Bapak Dr. K.H. Tony Wanggai sebagai anggota MRP pokja agama yang dimana salah satu tugas dan wewenang nya memelihara kerukunan umat beragama untuk menciptakan Papua aman, damai dan masyarakat yang sejahtera.

“Jadi perlunya kita bersinergi dengan tokoh agama dan stakeholder lainnya untuk memelihara kerukunan, kedamaian dan menuju kesejahteraan. Bersama mendukung program pemerintah baik DOB maupun Otsus untuk masa depan Papua.” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *