Said Iqbal: Cuma 1 Pertanyaan yang Relevan dari 22 Pertanyaan dari Penyidik

by -1,091,443 views

Jakarta – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal bersama Sekjennya M Rusdi memberikan bocoran materi atau pertanyaan berjumlah 22 yang diajukan oleh tim penyidik Polda Metro Jaya saat diperiksa sebagai saksi atas dugaan makar dengan tersangka Sri Bintang Pamungkas.

“Saya diperiksa sebagai saksi atas dugaan makar tersangka Sri Bintang Pamungkas dan juga Rusdi. Ada 22 pertanyaan, tapi hanya sebentar kurang lebih setengah jam untuk 22 pertanyaan,” kata Said hari ini.

Disebutkannya, hanya ada satu pertanyaan yang dianggap relevan dari ke 22 pertanyaan yang diajukan penyidik. Yakni berkenaan dengan apakah menghadiri suatu acara di Tugu Proklamasi dan ia mengakuinya lantaran di undang oleh ILUNI (Ikatan Alumni UI), dan kebetulan dia juga alumni UI sehingga di minta untuk berbicara sebagai pembicara. Tentang siapa yang hadir dan berbicara apa Iqbal mengaku tidak mengetahuinya.

“Tadinya acara itu di laksanakan di Salemba oleh panitia di pindahkan ke Salemba.

Saya pikir itu dan saya katakan memang kami tidak kenal pak Sri Bintang, kalaupun kenal kami kenal di media sosial sebagai tokoh, figur publik,” terang dia.

Namun, lanjut dia, pada prinsipnya ia menyampaikan bahwa buruh tidak percaya ada makar tapi tetap menghormati proses hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Oleh karena itu, harapan dia, bagi buruh agar kasus ini bisa lebih cepat selesai.

“Jika proses hukum tidak menemukan bukti-bukti yang kuat sebaiknya dihentikan,” ucap dia.

Lebih lanjut, Iqbal menilai kritikan para tokoh yang dilontarkan kepada pemerintah itu adalah sesuatu yang lazim di negara demokrasi termasuk buruh yang menuntut kesejahteraan dan menuntut upah. Pihaknya percaya nilai-nilai demokrasi itu harus dipertahankan dan hanya bergerak dalam tataran review PP nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan dan kesejahteraan kaum buruh.

“Pemeriksaan hari ini hanya klarifikasi terhadap dugaan makar kepada Pak Sri Bintang Pamungkas, saya pikir begitu,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *