Pimpinan Ponpes Nurul Huda Al Faqih: Kerukunan & Kedamaian Sedang Di uji

by -784 views

Tasikmalaya – Pemilu 2019 tinggal menghitung hari, dalam beberapa hari lagi masyarakat Indonesia akan menggunakan hak pilihnya pada tanggal 17 April 2019 untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota) se-Indonesia periode 2019–2024.

Himbauan dan ajakan untuk menyambut pesta demokrasi dengan sukacita, tanpa membenci untuk menjaga persatuan bangsa dan umat terus dikumandangkan oleh tokoh-tokoh masyarakat dan para ulama agar masyarakat Indonesia dapat menggunakan suara dengan baik dan hati yang bersih.

Pesan kebaikan untuk umat disampaikan oleh KH. Dudung Abdullah Faqih, pimpinan umum ponpes Nurul Huda Al Faqih, yang juga sebagai pengurus ponpes Miftahul Huda yang beralamat di Jl. Miftahul Huda RT 05 RW 02 Dusun Pasir Panjang Desa Kalimanggis Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya. Untuk diketahui, Ponpes Miftahul Huda Tasikmalaya merupakan pondok pesantren terbesar di Tasikmalaya yang memiliki sekitar 4.000 (empat ribu) santri. Kiyai muda ini merupakan salah satu tokoh central di Kecamatan Manonjaya dan ulama muda kepercayaan dari KH. Asep A. Maoshul Affandy, Pimpinan Umum ponpes Miftahul Huda.

Ulama muda ini menceritakan kemerdekaan negara RI yang sudah 74 tahun merdeka, telah diisi dengan suka dan cita, kerukunan, kedamaian, tegur sapa dan gotong royong. Tahun 2019, bangsa Indonesia akan dihadapkan kepada perbedaan pilihan untuk menentukan tokoh dan figur bangsa dalam memimpin negara RI.

“2019 sekarang ini kita sedang diuji, kerukunan kita sedang diuji, kedamaian kita sedang diuji”, ujar ulama muda KH. Dudung ini dalam video singkatnya.

Kemudian dia mengajak seluruh masyarakat yang ada untuk menciptakan pemilu yang damai, pemilu yang baik, pemilu yang benar, pemilu yang demokratis.

“Maka mari kita untuk berbondong-bondong datang ke TPS, tidak menyia-nyiakan hak kita, hak pilih kita, mari kita pilih siapapun calon kita tanpa ada tekanan dari pihak manapun serta menghindari daripada politik uang,” imbuhnya dalam statement yang disampaikannya.

Sebelumnya, dibawah Pimpinan Umum KH. Asep A. Maoshul Affandy, ponpes Miftahul Huda telah menggelar acara Isra dan Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW pada hari Rabu, 3 April 2019 yang dihadiri oleh ribuan santri dan undangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *