Kerja Keras Kapolda Metro & Anak Buahnya Bongkar Jaringan Prostitusi Anak Online Diapresiasi

by -1,363,321 views

Jakarta – Polda Metro Jaya dibawah kepemimpinan Irjen M. Iriawan kembali bikin gebrakan untuk mengungkap aksi kejahatan di wilayahnya.

Kali ini, berhasil membongkar praktik pornografi anak di bawah umur jaringan internasional. Praktik ini dilakukan via online melalui grup Facebook.

“Jaringan ini melakukan kejahatan pornografi anak secara online melalui akun grup Facebook Official Loly Candy’s Group 18+. Ini nama samaran kegiatan itu,” ungkap Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan, Rabu (14/3/2017).

Lebih lanjut, Iriawan mengaku kasus itu terbongkar dari informasi masyarakat dan kegiatan patroli siber. Grup Facebook tersebut menyajikan foto-foto anak di bawah umur yang berkonten pornografi. Grup tersebut terakhir memiliki 7.497 member.

“Grup ini dibentuk September 2014. Di dalam grup Facebook ini para member saling berkomunikasi (chatting), berbagi (sharing), dan menampilkan (upload) foto dan video berkonten pornografi dengan objeknya anak-anak usia sekitar 2-10 tahun,” bebernua

Dalam kasus ini, polisi pun meringkus empat orang pelaku, terdiri dari tiga orang laki-laki, dan satu orang perempuan. Salah satu pelaku di antaranya masih berusia 16 dan 17 tahun.

Mereka yakni MBU alias Wawan alias Snorlax (25) yang ditangkap di Malang, Jawa Tengah pada Kamis (9/3); DS alias Illu Inaya alias Alicexandria (27), ditangkap di Tasikmalaya, Jawa Barat pada Selasa (7/3); SHDW alias Siha Dwiti (16), ditangkap di Tangerang dan DF alias T-Day (17), ditangkap di Bogor, Jawa Barat.

Ditempat yang sama, Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Wahyu Hadiningrat mengatakan, para pelaku ini tidak saling mengenal. Tetapi mereka menjadi administrator dan mengelola grup Facebook tersebut bersama-sama.

“Mereka tidak saling mengenal satu sama lain, tetapi karena punya kesamaan orientasi sehingga nyambung dan mengelola bersama-sama,” kata Wahyu.

Pelaku utama yakni tersangka Wawan. Dia adalah pendiri grup Facebook itu. Sementara tiga pelaku lainnya berperan sebagai administrator dan juga pemegang aturan (rules) dalam grup tersebut.

Atas keberhasilan itu, masyarakat pun mengapresiasi kinerja aparat Polda Metro Jaya. Ibu Rumah Tangga Ani mengatakan program Presiden Joko Widodo dalam perlindungan anak-anak terhadap kekerasan dan kejahatan seksual akhirnya terealisasi atas kerja keras M. Iriawan dan anak buahnya mengungkap prostitusi online anak-anak dibawah umur tersebut.

“Terima Kasih Pak Kapolda Metro dan jajarannya yang sudah mengungkap dan menangkap para pelaku,” kata Ani asal Tebet Jaksel ini.

Tak ketinggalan Ibu Rumah Tangga asal Pulomas Jaktim Debby Widiyanti juga salut dan bangga atas kerja keras Polda Metro dalam aksi kriminal tersebut.

“Terima kasih Pak Joko Widodo yang sudah memerintahkan Kepolisian RI untuk melindungi anak-anak kami,” tandas Ibu Rumah Tangga asal Pademangan Rina Hastuti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *