Gebrakan Pertama, Erick Tohir Diminta Copot Direksi PT Pos

by -2,301 views

JAKARTA – PT Pos tiada henti di rundung gejolak internal. Kali ini gejolak itu muncul atas ketidakpuasan karyawan terhadap manajemen terjadi wilayah Regional Sumbar Padang.

Atas ketidakpuasan itu, mereka menuntut adanya diskriminasi manajemen atas perlakuan tidak adil antar serikat pekerja di tubuh PT Pos.

Hendri Joni selaku Ketua DPW II SPPIKB Sumbar menyatakan kekecewaannya terhadap Kareg II atas pemotongan uang transportasi karyawan.

Hal senada disampaikan oleh Wirman, Sekretaris DPW II SPPIKB bahwa aksi kali ini menyampaikan tiga tuntutan sekaligus yaitu agar perusahaan membatalkan rencana pemotongan uang transportasi bagi peserta rakernas SPPIKB.

“Karena dalam kegiatan yang sama perusahaan memperlakukan berbeda dengan serikat pekerja binaan manajemen sehingga manajemen dapat menjaga netralitasnya terhadap ketiga serikat pekerja yang ada di perusahaan,” kata Wirman.

Selanjutnya, Hendri pun meminta kepada Direksi agar Kepala Regional di copot dari jabatannya karena terbukti melakukan pembiaran atas dugaan penggelapan uang KKO di Kantor Pos Batam sebesar 500 juta rupiah.

“Perusahaan ini sudah terlalu terpuruk maraknya penggelapan, pencurian maupun korupsi di PT Pos sudah terlanjur membudaya,” ujar Hendri.

Bahkan di hari yang bertepatan dengan pelantikan Kabinet Kerja Jilid II ini Hendri pun berharap agar kepada Menteri BUMN yang baru Erick Tohir untuk segera mencopot jajaran Direksi PT Pos yang telah terbukti menyengsarakan karyawan dan PT Pos sehingga PT Pos secara finansial sudah diambang kebangkrutan.

Kabid Organisasi DPP SPPIKB Andi yang secara khusus hadir memberikan support pada kegiatan aksi di Padang menuturkan dalam orasinya, jika ketiga tuntutan karyawan diatas tidak dipenuhi kami akan mengundang rekan-rekan yang tergabung di SPPIKB ke Jakarta untuk aksi yang lebih besar lagi ke Kementerian BUMN RI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *