Santri Sukabumi Tolak Syiar “Islam” Tebar Inteloran dan Pecah Belah Bangsa

by -245 views

MediaSiber.com – Persoalan bangsa saat ini adalah desakan masuknya paham dan ideologi trans-nasional yang tengah dilakukan oleh sekelompok masyarakat tertentu. Tujuannya adalah bagaimana mereka agar sistem pemerintahan dan sistem negara yang tengah berjalan diganti dengan sistem ala mereka.

Ideologi dan paham tersebut adalah Khilafah Islamiyah yang digelontorkan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Menyikapi hal tersebut, KH Yayan Bunyamin menyampaikan bahwa syiar Islam memang harus terus dikumandangkan.

Dan syiar Islam itu jika dilakukan dengan benar justru akan menebar kebaikan dan memperkokoh persatuan dan kesatuan bukan hanya untuk sesama agama, melainkan antar agama, antar kelompok maupun antar golongan bangsa.

“Syiar Islam harus terus dilakukan dengan tetap menjaga hubungan baik dengan sesama umat atau hablum minannas,” kata Kiyai Yayan dalam ceramahnya di acara Tabligh Akbar dan peringatan Hari Santri Nasional di halaman Ponpes Al-Aman Jampang Kulon, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (31/10/2019) malam.

Menurutnya, paham trans-nasional yang selama ini bergulir di Indonesia cenderung menyebarkan paham takfiri, yakni mudah menyebut orang tidak hanya yang berbeda aqidah dengannya saja bahkan yang sesama aqidah pun ketika tidak satu pemikiran dengannya langsung diberikan label kafir.

Bagi Kiyai Yayan, paham semacam ini membahayakan keutuhan berbangsa dan bernegara di Indonesia yang perbedaannya sangat kompleks.

“Jangan mudah terpengaruh dengan masuknya faham-faham Islam yang cenderung radikal, dan intoleran yang dapat memecah belah umat Islam dan bangsa Indonesia,” pesan Kiyai Yayan.

Dalam acara tersebut, para santri Sukabumi pun menyatakan penolakannya terhadap paham radikal sertai ideologi yang dibawa oleh HTI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *