marhaban

Sebut-sebut Pantat, Habib Rizieq dilaporkan Penistaan Pancasila

habib-rizeq

Mediasiber.com, Jakarta – Mulutmu harimaumu ! Idiom ini kembali menelan korban. Kali ini yang terkena adalah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Syihab (Habib Rizieq). Gara-gara menyebut “Pancasila Soekarno ketuhanan ada di pantat, sedangkan Pancasila piagam Jakarta ketuhanan ada di kepala”, Rizieq kini harus berurusan dengan Bareskrim Mabes Polri.

Dia dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh putri Presiden RI Bung Karno, Sukmawati Soekarnoputri karena dinilai telah melakukan penistaan terhadap Pancasila. “Marah sekali saya, sangat tersinggung,” tegasnya usai pelaporan di Bareskrim Mabes Polri, Kamis (27/10/2016) kemarin.
Sukmawati melaporkan Habib Riziek karena tidak terima dengan pernyataan Imam Besar FPI, yang ia anggap telah melecehkan Pancasila, serta ayah kandungnya yang ikut merumuskan Pancasila.

Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Martinus mengatakan laporan tersebut sudah diterima Bareskrim dan akan ditindaklanjuti.
“Laporannya sudah kami terima, nanti akan dipelajari dan didiskusikan Subdit mana yang akan menanganai,” ujar Martinus Sitompul, Jumat (28/11/2016).
Mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat ini melanjutkan, penyidik yang menangani laporan tersebut akan melakukan penyelidikian.

Selanjutnya guna menentukan adanya dugaan pelanggaran pidana atau tidak, penyidik akan memeriksa pihak terlapor, para saksi hingga saksi ahli.
“Laporan masyarakat pasti diterima, ditampung. Kemudian dilakukan tahapan penyelidikan,” tambahnya.

Sukmawati Soekarnoputri, melaporkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Syihab ke Bareskrim Mabes Polri atas dugaan penondaan terhadap lambang dan dasar negara Pancasila.

Perihal penodaan terhadap lambang dan dasar negara Pancasila, serta menghina kehormatan dan martabat doktor insinyur Soekarno sebagai Proklamator dan presiden pertama Republik Indonesia,” kata Sukmawati di Bareskrim.

Dalam pernyataannya Muhammad Rizieq Syihab atau yang dipanggil Habib Rizieq menyebut “Pancasila Soekarno ketuhanan ada di pantat, sedangkan Pancasila piagam Jakarta ketuhanan ada di kepala.”

Sukmawati mengaku tahu pernyataan tersebut dari sebuah video berisi ceramah Habib Rizieq di wilayah Jawa Barat. Sejatinya video tersebut sudah beredar dua tahun lalu.

Mengapa Sukmawati baru melaporkannya sekarang, ia mengatakan bahwa dirinya baru tahu Juni lalu, saat Indonesia merayakan hari kelahiran Pancasila. Saat itu salah seorang temannya menunjukkan rekaman tersebut.

Menyaksikan rekaman tersebut ia naik pitam. Kemudian setelah dirapatkan bersama sejumlah teman-temannya yang juga tersinggung, akhirnya diputuskan untuk melaporkan Habib Riziek.

“Marah sekali saya, sangat tersinggung,” terangnya.
Dalam laporannya hari ini, Sukmawati menuduh Habib Rizieq melanggar pasal 154a KUHP, tentang penodaan lambang negara. (apri)

8193504215_ba040b6a75

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply