17an

Bersama Anak Yatim, SPPI Doakan Rini Soemarno Perhatikan Nasib PT Pos Indonesia

SPPI

MediaSiber.com – Sejumlah Mahasiswa dan masyarakat yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Pos Indonesia dan Serikat Pekerja Pos Indonesia (SPPI) menggelar doa bersama dan istighosah di depan kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dalam aksinya itu, mereka tak rela PT Pos Indonesia yang menjadi perusahaan berplat merah yang tertua di Indonesia dalam mengurusi bisnis ekspedisi tersebut bangkrut dan gulung tikar.

Ketua DPW IV SPPI Jabodetabek, Fadhol Wahab mengatakan bahwa pihaknya berharap besar agar Menteri BUMN Rini Soemarno tidak mati rasa dengan kondisi PT Pos Indonesia tersebut.

“Supaya beliau tidak mati rasa sehingga bisa memperhatikan PT Pos Indonesia itu terhindar dari kebangkrutan. Segala upaya sudah kita lakukan, dan ini upaya kita berserah diri kepada Allah SWT yakni mengajak anak-anak yatim,” kata Fadhol dalam keterangannya di tengah-tengah aksinya itu, Selasa (15/5/2018).

Ia menegaskan bahwa ini bukan kali pertama dilakukannya untuk menunjukkan protesnya kepada pemerintah yang dianggap abai dalam melihat kondisi PT Pos Indonesia. Bahkan Fadhol mengaku sudah beberapa kali upaya pihaknya dilakukan mulai dari upaya persuasif hingga menggelar aksi unjuk rasa. Namun sayangnya, upaya positif pihaknya demi menyelamatkan nasib perusahaan tak kunjung mendapatkan respon positif dari pemerintah.

“Kami tidak akan lelah mengadakan berbagai aksi demi Pos Indonesia agar tetap berdiri kokoh dan berjaya kedepan. Kami tidak ingin Pos Indonesia bangkrut dan berdampak harus gulung tikar,” terangnya.

Menurut hematnya mengapa upaya tersebut dilakukan dan dinilai kondisi PT Pos Indonesia semakin lama semakin merosot lantaran ada persoalan besar di dalam tubuh perusahaan yang berada di bawah naungan Kementerian BUMN itu.

Persoalan tersebut ada berada di dalam manajemen perusahaan itu sendiri, yakni salah kelolanya para petinggi PT Pos Indonesia dalam mengoperasikan perusahaan milik negara itu.

Sementara itu, Koordinator lapangan dari Aliansi Masyarakat Peduli Pos Indonesia, Fahris mengatakan bahwa pemerintah khususnya Rini Soemarno selaku Menteri BUMN harus mengambil sikap tegas terkait dengan persoalan di PT Pos Indonesia itu.

Ia harap pemerintahan Joko Widodo tidak abai yang justru bisa berdampak buruk bagi nasib para karyawan PT Pos Indonesia akibat kebobrokan yang melanda perusahaan ekspedisi milik pemerintah Indonesia itu.

“2018 Ganti Direksi Pos Indonesia. Jangan sampai Kotak Pos hanyalah tinggal sejarah. Menteri Rini semoga mendengar doa dari anak-anak Yatim ini,” tegas Fahris.

Aksi tersebut berjalan dengan lancar. Mereka tampak khusyuk berdoa sembari dikawal ketat oleh aparat kepolisian.

8193504215_ba040b6a75

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply